Minggu, 14 Desember 2008

Tiga Belas Juli Dua Ribu Tujuh

Di rumah saja ngobrol bersama adik, papa, mama, saudara-saudara yang lain dan para tetangga. Fisik masih lemah/lelah karena perjalanan panjang, dan juga aku harus menyesuaikan dengan keadaan alam Tolambo ini.

Di depan rumah lapangan terbentang. Digunakan untuk bermain sepak bola tapi kali ini aku melihat ada tiga ekor sapi yang ditambat di sana. Lapangan ini agak bergelombang dan rerumputan agak tinggi. Pemandangan ini masih seperti puluhan tahun yang lalu ketika aku datang. Belum ada perubahan yang berarti selain sekolah agak lebih baik fisiknya, penerangan PLN (listrik) sudah masuk walaupun hanya 6 jam (pukul 18.00 – 00.00), lepas tengah malam dan siang hari listrik dipadamkan, bahkan aku mendengar sama seperti di ibu kota kecamatannya (Pendolo). Ini memprihatinkan, ibu kota kecamatan penerangan listriknya hanya 6 jam sehari bukan 1 x 24 jam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar